Selasa, 19 Maret 2013

Dasar Troubleshooting Monitor & Layar

Tidak seperti komponen-komponen komputer yang lain, ketika monitor tidak bekerja perti yang diharapkan, relatif  mudah untuk melihat apa yang telah terjadi. Layar blank, tampilan yang terlalu pekat, garis-garis bergelombang dan persoalan-persoalan lain yang mudah diamati. Walaupun begitu, cara memperbaikinya tidak selalu jelas.

Sebelum mencoba memperbaiki, terlebih dahulu  catat merek dan nomor seri monitor anda. Selanjutnya baca dokumentasi yang menyertai monitor atau kunjungi website produsennya untuk informasi secara detail. Jika kesulitan anda adalah dengan, ketakanlah ukuran jendela aplikasi yang tidakk pas, mengetahui spesifikasi monitor dapat membuat semua perbedaan ketika mengatasi masalah. Satu hal yang perlu mendapat perhatian pada monitor LCD adalah resolusi aslinya. Resolusi asli aadalah resolusi yang dirancang untuk monitor tersebut berdasarkan jumlah Pixel di dalam tampilan layar. Ketika monitor anda disetting ke resolusi aslinya, gambar yang anda lihat merupakan kualitas  terbaik.

Dan perlu diingat bahwa salah satu hal yang sulit ketika menghadapi tampilan yang mengganggu adalah apakah masalah tersebut terdapat pada monitor itu sendiri ataukah pada kartu grafis. Kartu Grafis atau biasa disebut Kartu Video merupakan perangkat di dalam komputer yang mengontrol semua tampilan gambar dan warna pada monitor. Oleh karena itu, penulis akan mencakup beberapa persoalan monitor terlebih dahulu dan memberi anda beberapa tips ketika dirasa perlu untuk memperbaiki kartu grafis anda. Jika anda curigai masalah ada pada kartu grafis, kami sarankan anda menyambungkan monitor lain ke komputer anda untuk melihat masalahnya masih timbul. Jika masih, sepertinya masalah berada pada kartu grafis dan bukan pada monitor. Atau anda dapat menyambungkan monitor ke komputer lain. Jika masalah masih tetap ada, berarti masalah ada pada monitor.

Pengaturan Monitor

Kadang-kadang gambar yang ditampilkan monitor tampak tidak begitu bagus, tetapi anda dapat mengatasinya melalui beberapa pengaturan monitor. Berikut beberapa cara untuk mengatasi masalah ini.

Gambar Terlalu Gelap Atau Terlalu Terang

Kuasai pengaturan tampilan monitor anda. Sebagian besar monitor dilengkapi dengan fungsi OSD (On-Screen Display), atau daftar pengaturan kualitas gambar, yang dikontrol dengan sebuah atau beberapa tombol pada monitor. OSD membolehkan anda untuk mengubah setting termasuk kontras dan ke-terangan gambar. Karena OSD berbeda-beda untuk setiap produsennya, penulis menyarankan anda untuk membaca dokumentasi monitor anda atau  mengunjungi website produsen monitor untuk mendapat penjelasan bagaimana cara mengagunakan OSD pada monitor anda. SSebagai tambahan, lampu ruangan khususnya lampu neon atau berkas cahaya dari luar ruangan ke monitor dapat menciptakan kilauan yang menyebabkan tampilan menjadi suram.

Posisi Gambar Tidak Di Tengah dan Terdapat Bingkai Di Sisi Layar Monitor

Melanjutkan pengaturan kontras dan ke-terangan tampilan, OSD biasanya juga mengontrol bagaimana keseluruhan tampilan tampak di layar. Idealnya, tampilan akan memenuhi seluruh permukaan layar, tanpa ada bingkai hitam. Tetapi kadang-kadang tampilanbergeser secara horizontal atau vertikal. Hal ini mudah saja diatasi, karena OSD dilengkapi dengan pengaturan vertikal dan horizontal. Sekali lagi, jika anda tidak tahu bagaimana cara menggunakan OSD, baca dokumentasi monitor anda untuk mengetahui caranya

Warna tampak tidak tajam, atau layar berkedip-kedip atau jendela aplikasi terlalu lebar atau terlalu kecil

Walaupun masalah-masalah ini tampaknya tidak berhubungan, tetapi ada satu persamaannya yaitu metode mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut. Fitur Display Properties Windows mengatur banyak bagian yang berkaitan dengan bagaimana gambar tampak di layar. Klik kanan pada Desktop dan pilih Properties dari menu konteks. Di dalam kotak dialog Display Properties pilih tab setting. Jika warna pada gambar tampak pudar, kemungkinan ini karena anda tidak memaksimalkan kedalaman warna yang tersedia. Untuk komputer jenis baru, kedalaman warnanya bisa 32-bit atau 64-bit.

Di sisi yang lain, jika jendela program terlalu besar atau terlalu kecil, anda perlu mengubah setting resolusi layarnya. Setting optimalnya tergantung beberapa faktor, termasuk pengelihatan anda dan resolusi asli monitor (jika menggunakan monitor LCD). Anda akan menemukan setting yang pas dengan beberapa kali percobaan. Ingatlah bahwa semakin besar resolusinya, gambar akan tampak semakin tajam(dan semakin kecil). Geser slide Screen Reolution pada posisi yang diinginkan dan klik Apply.

Jika masalahnya adalah monitor yang berkedip, kemungkinan penyebabnya adalah refresh rate-nya atau kecepatan monitor dalam menampilkan gambar terlalu rendah. Klik Advanced di dalam tab Settings dari kotak dialog Display Properties. Klik tab Monitor dan klik kotak cek Hide Modes That This Monitor Cannot Display untuk mengaktifkannya. Dari menu dropdown Sdreen Refresh Rate, pilih kecepatan tertinggi yang tersedia, klik OK dan tutup kotak dialog Display Properties.

Pesan "Out Of Range" tampil pada monitor LCD

Seperti masalah yang dialami monitor lain, jika anda meliha pesan "Out Of Range" pada layar, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa kabel-kabel dan memastikann semua koneksinya terpasang dengan baik. Kemungkinan monitor anda sedang mencoba menampilkan data tetapi tidak bisa karena tidak sesuai dengan setting komputer anda. Kasus ini biasanya terjadi pada layar LCD karena setting komputer untuk resolusi layar dan Refresh Rate tidak bekerja dengan monitor LCD. Dalam kasus ini, start komputer dalam keadaan safe mode. Ketika booting, tekan tombol F8 untuk menampilkan menu startup. Pilih Safe Mode. Setelah Desktop tampil, buka Control Panel. Di dalam Classic View, klik dua kali ikon Display. Pilih tab Settings. Geser slider Screen Resolution ke resolusi asli monitor (Cek petunjuk manual monitor LCD anda jika anda tidak mengetahui resolusi asli monitor anda). Klik Apply.

Bintik-bintik pada layar, deretan warna atau tampilan layar yang tidak jernih lainnya. Solusi di atas sudah saya coba semua namun tetap tidak bisa.

Monitor bukanlah satu-satunya yang memengaruhi tampilan layar. Terkadang penyebabnya ada pada kartu grafis, yang tidak akan teratasi jika anda mengutak-atik monitor.

Monitor Tidak Bekerja Sebagaimana Mestinya

Beberapa permasalahan tampiln bahkan lebih buruk dari sekedar persoalan kualitas gambar. Bagaimana jika monitor anda tidak menampilkan apapun, atau shutdown secara misterius? Jangan khawatir, anda juga dapat memperbaiki masalah-masalah ini.

Menyalakan komputer namun hanya terdapat layar hitam.

Ketika Menghadapi monitor yang "mati", tanpa kita sadari caranya mungkin lebih mudah dari yang anda kira. Sebelum anda meminta bantuan teknisi, perhatikan baik-baik pengaturan hardware anda. Bahkan kadang hanya perlu disadari bahwa sesuatu (anak kecil, anggota keluarga lain, kucing atau apapun itu) tanpa sengaja telah menekan tombol power monitor, sehingga menyebabkan monitor mati. Cek kabel monitor dan komputer untuk memastikan telah terpasang dengan mantap. Periksa juga power supply dan pastikan telah terkoneksi dengan monitor dan stopkontak.

Monitor cenderung mati sendiri

Anggap saja koneksi kabel komputer ke monitor sudah terpasang dengan baik (jika tidak, hal ini dapat menyebabkan monitor ShutDown), solusinya tampaknya ada pada seting Power Saver. Komputer Windows memiliki fitur power saving yang akan mematikan monitor setelah periode waktu yang telah ditentukan. Anda dapat menon-aktifkan fitur ini sepenuhnya. Untuk melakukannya, buka Control Panel, klik dua kali ke Power Option. Pilih tab Power Schemes. Dari menu dropdown Turn Off Monitor, pilih Never, klik OK.

Gambar ditampilkan secara flukuatif. Sebentar muncul. sebentar menghilang.

Jika koneksi antara komputer dan monitor tidak sempurna, pengiriman data dari komputer menuju ke monitor akan mengalami kesulitan. Perhatikan kabel yang terhubung antara komputer dan monitor. Apakah bengkok atau berkerut? Apakah pin-pinnya lurus? Apakah sambungannya longgar? Jika anda menjawab ya pada pertanyaan-pertanyaan tersebut, anda perlu mengganti kabel tersebut.

Terdapat pixel yang mati pada monitor LCD

Pixel-pixel mati atau titik-titik kecil pada monitor yang tidak menampilkan warna dengan benar daprt mengganggu, dan pixel-pixel mati yang terlalu banyak akan menjadi masalah besar. Anda jangan mencoba untuk memperbaikinya sendiri secara hardware, tetapi mungkin anda masih bisa mendapatkan monitor pengganti dari produsen monitornya. Para produsen memiliki standar yang berbeda akan apa yang menyebabkan monitor tidak diterima ketika mengalami pixel-pixel mati, dan sebagian besar dari mereka menjelaskannya melalui website. Merk HP (bukan HandPhone) misalnya, menyatakan bahwa garansi untuk monitor LCD jika terdapat maksimal tiga kerusakan pixel terang (pixel terang dengan latar belakang gelap), lima kerusakan pixel gelap (pixel gelap dengan latar belakang terang) atau kombinasi dengan total lima pixel rusak. Jika monitor HP anda jatuh diambang batas itu, maka anda harus membeli monitor baru.

Distorsi atau garis-garis bergelombang di layar

Komputer sensitif terhadap perangkat elektronik yang lain. Jika anda meletakan kipas di dekat meja anda, atau monitor lain, atau televisi, atau perangkat elektronik lain, perangkat-perangkat tersebut dapat menyebabkan interferensi kemampuan kerja monitor anda. Kami menyarankan anda memindahkan perangkat elektronik tersebut agak jauh dari monitor. Jika cara ini tidak berhasil, kemungkinan lain penyebabnya adalah pada sumber energi tegangan listrik. Beberapa jenis sambungan listrik khususnya pada rumah model lama, mudah terkena masalah trnsmisi. Cobalah menghubungkan komputer ke sumber listrik lain.

Sumber : Cari Duit Lewat engkel Komputer dan Laptop/Roy Chandra Putra

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar